Wayang Orang Sosialisasikan Operasi Zebra Candi

Wayang Orang Sosialisasikan Operasi Zebra Candi

KARANGANYAR,seputarmetro.net - Aksi simpatik Satlantas Polres Karanganyar berhasil menyita perhatian pengguna kendaraan bermotor di ruas Jalan Lawu, tepatnya di simpang empat depan pegadaian, Rabu (01/11/2017) sore. Dua polisi lalu lintas berkostum tokoh wayang orang, Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji, menghampiri mereka satu persatu saat berhenti di lampu merah untuk menyosialisasikan Operasi Lalu Lintas Zebra Candi yang dimulai 1-14 November 2017. Briptu Pendi Tri Wibowo yang mengenakan kostum Panji Asmoro Bangun tampak sigap dengan tugasnya menyampaikan sosialisasi. Meski, terik matahari sore begitu menyengat badan. Saat menghampiri pengguna jalan, ia memberikan selebaran berisi informasi Operasi Zebra Candi dan hal-hal yang mutlak diperhatikan. Hal serupa dilakukan Bripda Jessica yang mengenakan kostum wayang Dewi Sekartaji. Keduanya tak sendiri menyosialisasikan operasi lalu lintas itu karena tim Satlantas ikut membantunya di lokasi. Tiap lampu traffic linght menyala merah, tim menjalankan tugas masing-masing. Ada yang menyampaikan tujuan kegiatan itu melalui pengeras suara, mengatur laju kendaraan bermotor, dan menghampiri pengguna jalan. “Ini dalam rangka Operasi Zebra Candi selama dua pekan. Masyarakat perlu memperhatikan hal-hal prinsip. Untuk memantik perhatian mereka, kami menyampaikannya seperti ini. Dengan menghadirkan tokoh pewayangan,” kata Kanit Dikyasa Iptu Nawangsih. Ia mengingatkan pengguna kendaraan bermotor supaya tertib berlalu lintas setiap saat. Tidak hanya saat digelar operasi lalu lintas saja. Sebab, tertib berlalu lintas akan mendukung keamanan ketertiban kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Satlantas memiliki misi lain dengan menghadirkan dua tokoh pewayangan. Diharapkan, rasa penasaran masyarakat terhadap tokoh pewayangan yang diperankan anggota kepolisian akan mendorong mereka lebih mengenali kesenian wayang orang. Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto mengatakan sasaran Operasi Zebra Candi di antaranya pengguna sepeda motor harus memakai helm baik pengendara maupun pembonceng, penindakan pengendara yang melawan arah, pengguna kendaraan roda empat wajib memakai sabuk pengaman, serta pemakaian kendaraan yang sesuai spesifikasi teknis. “Anak-anak sekolah yang belum cukup usia tapi sudah naik kendaraan bermotor, juga jadi sasaran prioritas. Jika terjaring razia, akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya. Lokasi-lokasi yang akan menjadi prioritas pelaksanaan razia di antaranya di tempat wisata yang rawan kecelakaan. Selain itu di area industri, yang juga rawan terjadi pelanggaran lalu lintas.(mad)

Sebelumnya 18 Pelanggar Menggunakan HP Langsung Ditilang
Selanjutnya Bea Cukai, Kejaksaan dan PPATK Bongkar Penyelewengan Kepabeanan Rp118 M