Usai Panen Raya, Warga Gelar Tradisi Perang Nasi dan Jadinya Begini.

Usai Panen Raya, Warga Gelar Tradisi Perang Nasi dan Jadinya Begini.

Ngawi,seputarmetro.net - Ratusan warga berkumpul di halaman Mata Air Tambak Selo Desa Plang Lor, Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi. Kedatangan warga ini langsung menyerbu tumpukan nasi bungkus. bukannya dimakan, warga teribat aksi saling lempar nasi bungkus. Selain saling melempar, peserta yang terdiri orang tua , pemuda dan anak ini juga saling melumuri temannya dengan nasi. Tradisi perang nasi ini, dilakukan satu tahun sekali setelah melaksanakan panen raya padi. Sebelumnya merupakan tradisi selamatan bersih desa. Namun seiring waktu berubah menjadi tradisi perang nasi. Meskipun saling lempar dan bergulat, namun justru merasa senang dan tidak emosi . Menurut Aris salah satu pemuda Desa Plang Lor, selain tradisi perang nasi, warga juga dihibur Kesenian Reog Ponorogo. Sehingga tradisi yang dilakukan setahun sekali ini, menarik ribuan pengunjung dari wilayah ngawi, maupun dari luar daerah. "Pengunjung tertarik, karena tradisi perang nasi, tidak ada daerah lainnya," kata Aris.(naf)

Sebelumnya Kawanan Sindikat Begal Antar Provinsi Dibekuk Polisi
Selanjutnya Inilah Calon Penghuni Neraka, Pengurus Panti Tega Cabuli 9 Anak Asuhnya