Titiek Soeharto Salurkan Bantuan Alat Pertanian

Titiek Soeharto Salurkan Bantuan Alat Pertanian

SLEMAN,seputarmetro.net - Sebanyak 41 kelompok tani dari 11 kecamatan di Kabupaten Sleman menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian, Senin (07/08/2017). Bantuan alsintan sebanyak 61 unit ini secara simbolis diberikan kepada sejumlah petani penerima bantuan di Balai Desa Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Anggota Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Haryadi mengatakan selama ini pihaknya melalui Komisi IV DPR RI selalu mendorong program-program pertanian guna mewujudkan swasembada nasional. Menurut angota dewan yang akrab disapa Titiek Soeharto ini, untuk bisa mencapai swasembada pangan nasional masing-masing daerah terlebih dahulu harus mampu melakukan swasembada atau mencukupi kebutuhan beras di wilayah masing-masing. “Saya hadir untuk melakukan fungsi pengawasan sekaligus memastikan pemberian bantuan berupa alsintan dari pemerintah pusat dapat sampai pada petani tepat sasaran. Saya berharap, pemberian bantuan alsintan itu dapat membantu petani dalam mempercepat sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian, sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat serta program swasembada pangan dapat terwujud,” ungkap Titiek. Titiek juga mengatakan, pihaknya melalui Komisi IV DPR RI terus mendorong pemerintah agar memprioritaskan program peningkatan kesejahtetan petani, guna mewujudkan swasembada pangan nasional. Salah satunya lewat pemberian bantuan alsintan ini. “Saya berharap bantuan alsintan ini dapat dirawat dengan baik, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suyamsih, mengatakan, pada kesempatan ini terdapat 61 unit alsintan yang diberikan kepada 41 kelompok tani di sebanyak 11 wilayah kecamatan di Kabupaten Sleman. Alsintan tersebut meliputi traktor tangan, alat penanam padi otomatis, alat penggiling gabah, serta pompa air. "Dari sekitar 1.000 lebih kelompok tani yang ada di Kabupaten Sleman, sejak 2010 sudah ada sekitar 400 kelompok tani yang menerima bantuan alsintan. Meski belum semua, namun kita berharap bantuan alsintan ini dapat mempermudah dan mempercepat petani menggarap sawah. Sehingga akan dapat menarik minat anak muda untuk menjadi petani,” katanya. Salah seorang penerima bantuan, Herman dari Kelompok Tani Catur Manunggal Wedomartani, Ngemplak, Sleman menyebut dengan adanya bantuan alat penanam padi otomatis akan dapat menghemat biaya produksi. Selama ini kelompoknya mengaku masih melakukan proses penanaman secara manual dengan tenaga buruh. "Selama ini kita masih menanam manual dengan memperkerjakan buruh tani yang diupah Rp75 ribu per hari. Kalau sewa alat tanam otomatis juga mahal, Rp250 ribu per 1000 meter. Dengan bantuan ini, tentu akan dapat menekan biaya produksi, sehingga keuntungan petani juga akan meningkat," katanya.(dri)

Sebelumnya Ini Penyebab Terbakarnya Tiga Rumah di Juwana
Selanjutnya Polisi Probolinggo Berhasil Gagalkan Transaksi Ganja 1,6 Kilogram