Tanggul Kali Tanon Gumpang Jebol

Tanggul Kali Tanon Gumpang Jebol

SUKOHARJO,seputarmetro.net - Sebuah tanggul Kali Tanon di Dukuh Tanon, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura mendesak untuk segera diperbaiki. Sebab tanggul sudah jebol selama satu tahun lebih dan belum dilakukan perbaikan. Kerusakan tersebut berdampak pada puluhan hektar sawah karena menyebabkan banjir saat hujan dan kekeringan di waktu kemarau. Kepala Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura Dwi Mogol Nuryanto, Kamis (28/12/2017) mengatakan, tanggul jebol setahun lalu akibat diterjang banjir setelah turun hujan deras. Kerusakan tersebut sudah dilaporkan kepihak kecamatan dan kabupaten untuk segera mendapatkan penanganan. Tanggul jebol selain karena faktor banjir juga disebabkan kondisi bangunan lama. Dibeberapa titik sudah ditemukan kerusakan. “Tanggul yang jebol diperkirakan sekitar 20 meter. Air di Kali Tanon dipergunakan sepenuhnya oleh petani untuk mengairi sawah,” ujar Dwi Mogol Nuryanto. Setelah tanggul jebol air dari Kali Tanon terbuang ke sungai besar yang letaknya tidak jauh yakni Kali Mayang. Posisi tanggul jebol di Kali Tanon, Gumpang kebetulan berada dititik perbatasan dengan Desa Mayang, Kecamatan Gatak. “Kami sudah koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo dan diminta untuk membuat surat permohonan perbaikan tanggul. Diharapkan 2018 mendatang sudah bisa diperbaiki,” lanjutnya. Dampak dari jebolnya tanggul membuat banyak air dari Kali Tanon terbuang percuma. Padahal air sangat dibutuhkan petani khususnya pada saat musim kemarau. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji mengatakan, sudah mendengar keluhan dari pihak Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura. Pihaknya sudah memerintahkan kepada petugasnya untuk melakukan pengecekan. “Pihak desa kami minta membuat surat pengajuan. Akan kami cek dulu kondisinya,” ujarnya.(gus)

Sebelumnya Ratusan Rumah di 6 Kecamatan Grobogan Terendam Banjir
Selanjutnya Hindari Motor, Sumber Selamat Terguling