Syahbandar Gresik Selidiki Kasus Kapal Asing Tabrak Dermaga Petrokimia

Syahbandar Gresik Selidiki Kasus Kapal Asing Tabrak Dermaga Petrokimia

Gresik,seputarmetro.net - Kasus kapal asing berendera Filipina, yang menabrak dermaga khusus milik Petrokimia Gresik, kemarin siang, diselidiki oleh Syahbandar Gresik. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai ratusan juta. Hari pertama tahun 2018, terjadi kecelakaan laut di Gresik. Kecelakaan ini dialami kapal asing, MV Action Trader, berbendera Filipina, yang dinahkodai oleh Narte Armando M , warga Filipina. Kapal ini mengangkut 39 ribu ton rock posphate, menabrak jembatan dolpin di Dermaga Khusus PT Petrokimia Gresik . "Saat itu, kapal yang mengangkut bahan baku pupuk posphate, dari Jordan tersebut, hendak sandar dan melakukan bongkar muatan di Pelabuhan Khusus Petrokimia Gresik," ungkap Malalika, Manager Pelabuhan Khsusu Petrokimia Gresik. Diduga, karena ada kesalahan koordinasi pemandu kapal sehingga kapal yang memiliki panjang 180 meter tersebut, langsung menabrak Jembatan Dolpin, yang panjangnya 20 meter. Jembatan Dolpin tersebut berfungsi untuk petugas lempar tali, saat ada kapal yang hendak sandar. Tadi siang posisi kapal sudah bisa sandar ke tempat yang benar, setelah ditarik oleh empat kapal tuock boat. "Pihak Syahbandar akan memanggil petugas pandu kapal, kapten kapal, dan agen kapal, untuk mengetahui penyebab tabrakan tersebut," kata Agustinur Maun, Kepala Syahbandar Gresik. Kerugian material akibat tabrakan tersebut di taksir mencapai ratusan juta juta.(red)

Sebelumnya 8 Ribu Bungkus Tembakau Bercukai Ilegal Disita
Selanjutnya Tiga Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar