Sudah Tidak Punya SIM, Pelajar SMK Ini Maki-Maki Polisi

Sudah Tidak Punya SIM, Pelajar SMK Ini Maki-Maki Polisi

Blitar,seputarmetro.net - Ada ada saja tingkah pelajar di Kabupaten Blitar agar tidak ditilang saat terjaring razia polisi. Mulai beralasan karena buru buru, orang tua tidak bisa mengantar karena sedang sakit, hingga merengek-rengek menangis agar polisi iba. Bahkan ada yang memaki-maki polisi menanyakan surat tugas dan sebagainya. Kejadian seperti ini dilakukan Ahmad Fikri, pelajar SMKN Kademangan Blitar, yang terjaring operasi lalu lintas dan tidak memiliki SIM. Saat hendak ditilang, Fikri tidak terima dan mengajak berdebat polisi. Fikri meminta polisi menunjukkan surat tugasnya. Melihat kejadian tersebut, Kasatlantas Polres Blitar AKP Argya Satrya Bhawana langsung menghampiri Fikri dan menunjukkan surat tugasnya. "Dalam melaksanakan tugas tentu saja kita harus sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Termasuk kelengkapan surat tugas," kata AKP Argya Satrya Bhawana. Polisi tetap mengambil tindakan bagi para pelajar yang mengendarai sepeda motor tanpa membawa STNK dan SIM, atau kelengkapan lainnya. Seperti helm, kaca spion, dan menggunakan knalpot racing. "Apapun alasannya, tetap bersalah jika tidak sesuai peraturan. Termasuk belum cukup umur. Apapun alasan mereka, tetap kami tilang," tegas AKP Argya Satria Bawana. Razia Satlantas Polres Blitar dilakukan di Jalan Raya Kademangan Kabupaten Blitar, Kamis (11/1) pukul 06.00 hingga 07.00. Puluhan pelanggar tyang didominasi pelajar terjaring razia dan langsung dikenakan sanksi tilang. Menurut polisi, razia serupa akan terus dilakukan di wilayah hukum Polres Blitar.(nar)

Sebelumnya BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba dari Malaysia
Selanjutnya Bongkar Penyelundupan Sabu 7,3 Kg di Tanjung Perak, Bea Cukai Pelototi Pengiriman Narkoba Jalur Laut