Sekaten Perkuat Nilai Budaya

Sekaten Perkuat Nilai Budaya

YOGYA,seputarmetro.net - Secara sosial, penyelenggaraan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) masih mampu jadi magnet menyedot minat publik untuk berkunjung. Sehingga tidak heran, hampir setiap malam pengunjung Sekaten selalu penuh. “Hal ini menunjukkan bahwa Sekaten masih mampu jadi perekat sosial,” tutur budayawan Indra Tranggono kepada wartawan Senin (21/11/2017). Sementara secara budaya lanjut Indra, Sekaten masih konsekuen jadi penguat nilainilai budaya Jawa-Islam yang secara signifikan turut membangun peradaban masyarakat Yogyakarta pada khususnya dan Jawa umumnya. Hingga dalam perjalanannya, Sekaten mampu melakukan proses pewarisan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda. “Sedangkan secara ekonomi, Sekaten dapat menggerakkan perekonomian sektor informal, khususnya pelaku usaha menengah ke bawah,” lanjut Indra. Ke depan, Sekaten masih butuh visi yang relevan dengan perubahan nilai-nilai di masyarakat, yakni bagaimaa Sekaten mampu menjadi muara industri kreatif yang mendialogkan nilai tradisi dan modern. Dengan demikian mampu menarik minat generasi milenial. “Harapan ini bisa dicapai jika penyelenggara Sekaten mampu mensinergikan budaya tradisi, budaya modern, ekonomi dan teknologi,” ungkapnya. Terpisah, pemerhati budaya KRT Akhir Lusono MM menambahkan, penting adanya keseimbangan antara fungsi syiar dan ekonomi sehingga bisa seiring sejalan. Jangan lantas hanya motif ekonominya yang lari, namun sisi lainnya justru stagnan. “Misalnya saja saya amati nilai syiarnya baru dipusatkan di panggung kesenian. Padahal seharusnya sampai tatanan artistiknya bisa dibalut dengan suasana religi,” tukasnya. Selain itu dijelaskan Akhir, kerja sama dengan lembaga keagamaan, seperti MUI, NU, Muhammadiyah dan lainnya perlu digencarkan lagi. Seniman muslim semacam Cak Nun, M Jadul Maula, Mustofa W Hasyim dan lainnya jika perlu didatangkan dan diberi ruang. “Jika perlu, berikan panggung ceramah agar esensi Sekaten bisa tercapai,” tukasnya. (mas)

Sebelumnya Tujuh Bocah Bobol SD dan TK
Selanjutnya Penjaga Pintu Tol Dalangi Pencurian Aset