Ritual Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas Tulungagung

Ritual Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas Tulungagung

Tulungagung,seputarmetro.net - Ratusan warga tulungagung mengikuti prosesi ritual jamasan Tombak Kyai Upas yang digelar di halaman Kantor Kerasipan Dan Perpustakaan Tulungagung. Ritual yang selalu digelar saat bulan syuro ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Seperti halnya ritual jamasan sebelumnya yang rutin di gelar setiap bulan suro. Jamasan pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas yang menjadi pusaka pemerintah daerah Kabupaten Tulungagung. Diawali dengan iring-iringan Reog Gendang, yang menggambarkan sepasukan prajurit kadipaten sedang mengawal rombongan dayang pembawa air suci. Dari 9 mata air atau Nowo Tirto yang di gunakan untuk prosesi jamasan pusaka. Setelah air kembang diterima di pendopo, upacara dilanjutkan dengan prosesi jamasan, atau memandikan pusaka Tombak Kyai Upas. Di halaman Kantor Kearsipan Dan Perustakaan Tulungagung, jajaran forpimda setempat secara bersama-sama membopong pusaka yang memiliki panjang 3,25 meter ini menuju tempat jamasan. Terdapat sejumlah larangan dalam prosesi jamasan ini, diantaranya, kaum wanita dilarang untuk melihat saat pusaka tombak kyai upas dijamasi. Tahun ini ritual jamasan ini dilkukan oleh Pemerintah Tulungagung. Sebelumnya digelar oleh ahli waris Keluarga Pringgokusuman. Namun kini pusaka Tombak Kyai Upas sudah dianggap menjadi pusaka daerah, maka kegiatan ini menjadi bagian dari masyarakat Tulungagung keseluruhan. Sunarto salah satu budayawan menuturkan, Pusaka Kyai Upas yang berwujud tombak berkaitan erat dengan sejarah kerajaan mataram Islam. Pusaka ini juga berkaitan dengan sejarah berdirinya Kabupaten Tulungagung. Bupati Tulungagung Syahri Mulyo mengatakan, ritual jamasan akan dikemas menjadi lebih meriah dan menarik, sehingga bisa menjadi salah satu wisata budaya di Tulungagung yang dapat menarik wisatawan . Seusai jamas, pusaka Tombak Kiyai Upas dikembalikan ke dalam ruangan. Kemudian dilanjutkan dengan genduri bersama sebagai wujud syukur masyarakat. (nar)

Sebelumnya Usai Bunuh Istri dengan Kapak, Dupendi Bacok Leher Sendiri
Selanjutnya Cabuli Adik Kenalan Sebanyak 3 Kali, Ipung Rudianto Masuk Bui