Ratusan Rumah di 6 Kecamatan Grobogan Terendam Banjir

Ratusan Rumah di 6 Kecamatan Grobogan Terendam Banjir

GROBOGAN,seputarmetro.net - Hujan deras yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Grobogan sejak Rabu (27/12/2017) malam hingga Kamis (28/12/2017) pagi, mengakibatkan sekitar 450 rumah warga dan ratusan hektare tanaman padi di enam kecamatan daerah itu terendam banjir setinggi 0,5-1 meter. Puluhan warga terpaksa harus mengungsi ke tempat lebih aman. Rumah yang terendam sebanyak itu berlokasi di Kecamatan Karangrayung, Godong, Gubug, Penawangan, Tegowanu, Toroh, dan Purwodadi. Hingga Kamis sore, banjir belum juga surut. Bahkan di komplek Perumahan Sambak Indah dan Kampung Sambak Kecamatan Purwodadi, ketinggian air bertambah karena volume air yang datang dari dari arah hulu tidak lancar masuk saluran pembuang yang membelah Kota Purwodadi. Tim SAR dari BPBD dengan dibantu puluhan petugas Polres dan Kodim 0717 Purwodadi juga masih berada di lokasi banjir untuk membantu warga. Beberapa warga diantaranya terpaksa harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. “Dari enam kecamatan, yang paling parah wilayah Kecamatan Karangrayung. Ada 5 desa terendam hingga 1 meter. Lima desa tersebut Termas, Mojoagung, Pangkalan, rawoh dan Putatnganten,” ungkap Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Grobogan Budi Prihantoro saat meninjau lokasi banjir. Akibat banjir di Kecamatan Karangrayung tersebut, jalur lalulintas Jalan Raya Godong-Juwangi Boyolali di ruas Desa Mojoagung putus total. Semua kendaraan dialihkan melewati Desa Ketro - Putatnganten –Sumberejosari atau sebaliknya. Banjir yang melanda Kecamatan Toroh disebabkan Sungai Serang meluap menggenangi sekitar 110 rumah warga Desa Katong. Kemudian banjir yang melanda Kecamatan Penawangan disebabkan tanggul Sungai Tracak jebol sepanjang 6 meter. Akibatnya sekitar 230 rumah penduduk di Desa Tunggu dan Karangwader terendam. Sedangkan banjir yang melanda Kecamatan Purwodadi (3 desa), Godong (4 desa), Gubug (2 desa) dan Tegowanu (2 desa) disebabkan sungai yang ada tidak mampu menampung volume air yang datang dari arah hulu. Selain itu, Jalan Raya Purwodadi-Semarang sebelah barat pertigaan Gubug dan Jalan Raya Danyang-Pengkol juga terendam banjir setinggi 0,5 meter. Sehingga arus lalulintas tersendat, bahkan tidak sedikit sepeda motor sempat mogok karena mesin kemasukan air. “Khusus tanggul Sungai Tracak yang jebol, kami akan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganannya,” terang Kadinas PUPR Grobogan, Subiyono saat meninjau lokasi banjir di Karangrayung. (gus)

Sebelumnya Pelajar Berkenalpot Brong Menangis saat Ditilang Polisi
Selanjutnya Tanggul Kali Tanon Gumpang Jebol