Polisi Bekuk Pembobol Brankas PT Turangga

Polisi Bekuk Pembobol Brankas PT Turangga

BANTUL, seputarmetro.net - Tim Buru Sergap (Buser) Polres Bantul berhasil membongkar sindikat pelaku pecurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di gudang PT Turangga Wahana Citra di Jalan Imogiri Barat Km 4,5 Randubelang Bangugnharjo Sewon Bantul. Tiga orang komplotan curat kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, mereka Hi alias Dayat (27) warga Gesikan Wijirejo Pandak, Ds (27) warga Tangkilan Sumbermulyo Bambanglipuro dan Rz (34) warga Kadisoro Desa Gilangharjo Pandak. Kini kasus pembobolan brankas berisi uang hampir setengah miliar itu yang terjadi akhir Juni lalu itu terus dikembangkan polisi. Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SH SIK didampingi Kasubbag Humas Polres Bantul, AKP Leonisya Sagita SIK mengatakan, dalang dibalik aksi pembobolan brankas gudang minuman HI atau Dayat. Tersangka Hi merupakan bekas karyawan di PT Turangga Wahana Citra, tetapi sudah dipecat lantaran bekerja tidak beres. “Tersangka Hi merupakan otak dalam kasus curat tersebut,” jelas Anggaito, Kamis (13/7/2017) malam. Kasus pembobolan brankas baru diketahui Selasa (27/6/2017) sekitar pukul 07.00. Pagi itu sejumlah saksi melihat brangkas berisi uang tunai Rp 400 juta rusak dan isinya raib. Setelah itu dilakukan olah TKP dan diketahui bahwa uang yang hilang mencapai Rp 320 juta dan masih sisa di dalam brangkas Rp 80 juta. Namun sejak awal polisi sudah curiga, karena hasil olah TKP tidak ada kerusakan pada pintu ruangan tempat penyimpanan brangkas. Kasat Reskrim menjelaskan, merujuk penyelidikan di lapangan, kecurigaan mengarah kepada Hi, bekas karyawan PT Turangga Wahana Citra. Dipimpin Kanit I Reskrim Polres Bantul Ipda Supriyadi SH polisi berusaha komplotan Hi. Kumpulan informasi dari berbagai saksi dan sumber diketahui Hi ternyata juga terlibat dalam kasus penipuan/penggelapan dan sedang ditahan di Polsek Bantul. Selanjutnya ketika didimintai keterangan petugas Hi menyebut inisial Ds dan Rz. “Tersangka ditangkap di rumah masing-masing,” ujarnya. Anggaito mengatakan, Ds berperan mengantar Hi menuju gudang PT Turangga Wahana Citra, setelah sukses mencuri, Hi dijemput DS bersama Rz. Sementara Hi mengaku uang hasil kejahatannya untuk melunasi sejumlah hutang totalnya mencapai ratusan juta rupiah. Sisa uangnya dipakai Hi untuk membeli sebuah mobil seharga Rp 41 juta. Petugas menyita barang bukti brangkas yang sudah dirusak, gerindra listrik, palu besi dengan gagang kayu, besi betel, kunci ring serta mobil Timor Nopol AB 1440 B. Semua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. (bas)

Sebelumnya Polisi Malang Amankan Pembeli dan Penjual Satwa Langka
Selanjutnya Polwan Tiarap Berjam-jam Mengintai Penyelundupan 1 Ton Sabu dari China