Perampok Bersenpi Spesialis Rumah Elite di Jakarta Ditembak

Perampok Bersenpi Spesialis Rumah Elite di Jakarta Ditembak

JAKARTA ,seputarmetro.net- Langkah kaki JP (22) dan O (35) tak lagi sempurna. Sepasang rampok bersenpi ini terpaksa ditembak karena mencoba melawan dan merebut pistol polisi meski sudah ditangkap. JP ditembak di bagian betis kanan, sementara O ditembak di betis kiri. Keduanya kembali menyerah saat petugas menggerebeknya pada Kamis (11/1/2018) di dua tempat terpisah, yakni Palembang dan Jakarta. “Ini merupakan utang kasus kami di tahun lalu. Kami tindak tegas karena pelaku melawan,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, di Mapolrestro Jakarta Barat, Jumat (12/1/2018).Sebelumnya, aksi perampok terjadi pada Minggu (3/12/2017) lalu. Kala itu dua dari perampok bersenpi menodongkan pistol ke arah korban Steven (31) dan anaknya yang masih setahun, Grace, di kawasan Villa Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Steven dan anaknya kemudian disekap dalam dalam kamar. Menurut Edi, dari penangkapan ini petugas mengamankan tiga unit senpi, dua diantaranya merupakan jenis revolver serta peluru sebanyak 11 butir. Selain itu turut diamankan dua berangkas ukuran sedang dan kecil, serta beragam alat bukti kejahatan, seperti dua unit sepeda motor matik, linggis, dan obeng. Kepada polisi keduanya mengaku telah melancarkan aksi ini selama 10 kali di seluruh pelosok Jakarta. Dengan modal senjata api, keduanya kerap menggasak sejumlah harta korban, termasuk di Kedoya yang total nilainya mencapai Rp1 miliar. “Senpi itu untuk perlindungan dirinya. Tapi apabila melawan atau berteriak, ia akan menembak korbannya,” terang Edi.Kini kasus itu sedang dikembangkan Polrestro Jakarta Barat. Tiga orang pelaku lainnya yakni ZP, IN, dan RA, menjadi buruan berikutnya. Data ketiganya telah dikantongi, ditinggal menunggu waktu ditangkap. Edi menyebutkan, penangkapan kedua tersangka bermula saat polisi di bawah pimpinan Kanit Krimum AKP Rulian Syauri dan Kasubnit Jatanras Ipda Reza Arif Hadafi melakukan pencarian. Berbekal keterangan tujuh orang saksi dan rekaman CCTV, petugas kemudian melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan pelaku. Tersangka JP ditangkap di Palembang sedangkan O diringkus di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Dari pengakuan keduanya, terungkap pelaku merupakan sindikat rampok sekeluarga. Sebab diantara pelaku merupakan satu sepupu meski dalam ikatan keluarga jauh. Dalam sebulan mereka sering menyisir kawasan rumah elite di Jakarta. “Satu pelaku merupakan residivis dalam kasus sama, perampokan,” jelas Rulian. Akibat perbuatannya, dua pelaku ini terancam hukuman penjara di atas tujuh tahun karena melanggar Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan.(R-2/fn)

Sebelumnya Unit Jatanras Bekuk Pelaku Pencurian Speaker di Pusat Perbelanjaan
Selanjutnya Dijerat UU ITE, Pemalsu Surat Dokter Terancam Tujuh Tahun Penjara