Panen Padi di Grobogan, Mentan: Produksi Jateng Cukup

Panen Padi di Grobogan, Mentan: Produksi Jateng Cukup

GROBOGAN,seputarmetrop.net – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyatakan, pada bulan Februari 2018, Jateng akan panen raya padi dengan luas mencapai sekitar 300.000 hektare dengan produksi sekitar 6 ton perhektare. Dengan panen raya tersebut, pasokan panen nantinya mencapai 900.000 ton. "Jumlah itu dapat menutupi kebutuhan Jateng, bahkan surplus, karena kebutuhan Jateng satu bulan hanya sekitar 265.000 ton. Saya keliling ke beberapa daerah, seperti di Demak, Kudus dan Grobogan. Saat ini sudah mulai panen raya. Bahkan saya lihat dari udara, banyak daerah lain di Jawa sudah akan mulai panen raya. Maka saya berharap Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa maksimal menyerap gabah petani, sehingga bisa untuk menjaga kebutuhan stok beras nasional,” tegasnya usai panen raya di Desa Menduran Kecamatan Brati, Grobogan, Selasa (23/01/2018). Amran melakukan panen raya didampingi Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Mayor Jenderal Supartodi, jajaran Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama unsur FKPD. Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam kesempatan itu dengan tegas menolak impor beras yang dilakukan pemerintah pusat. “Petani Grobogan menolak keras impor beras, karena produksi padi Grobogan cukup melimpah. Jika dipaksakan impor beras, maka akan merugikan petani karena harga jual bisa anjlok,” tuturnya. Dia menyebutkan, pada Januari 2018, di Grobogan ada areal tanam padi yang siap panen seluas 12.064 hektare. Apalabila diproses menjadi beras akan menghasilkan sekitar 51.789 ton. Sedangkan konsumsi masyarakat Grobogan setiap bulan kurang lebih 15.646 ton beras. Berarti pada bulan Januari 2018 ini Grobogan mengalami surplus beras 36.143 ton.(gus)

Sebelumnya Oknum Guru SD Tampar Siswa
Selanjutnya Bea Cukai Malang Musnahkan 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal