Orangtua dan Guru Harus Bekerjasama Mendidik Anak

Orangtua dan Guru Harus Bekerjasama Mendidik Anak

YOGYA,seputarmetro.net - Pertumbuhan anak sangat dipengaruhi lingkungannya saat di keluarga, masyarakat maupun sekolah. Orangtua memegang paranan sangat penting dalam proses pembentukan mental dan karakter anak di ketiga lingkungan tersebut. "Di lingkungan sekolah, orangtua tidak boleh lepas tangan, melainkan harus bekerja sama dengan guru dalam mendidik anak," terang psikolog dan pemerhati anak Seto Mulyadi atau lebih dikenal Kak Seto dalam acara parenting bertema 'Menjadi Keluarga Sukses, Anak Hebar, Orangtua Hebat' di Student Center, Kampus Al Azhar Yogyakarta, Sabtu (10/2/2018). Menurut Kak Seto, sekolah harus dikondisikan menjadi tempat yang ramah anak. Mental dan estetika anak perlu distimulus dengan kegiatan-kegiatan penunjang di samping pelajaran pokok, seperti seni, agama dan olahraga. "Anak itu ibarat bunga yang tumbuh mewangi, orangtua dan guru harus bekerjasama menyiapkan lahan yang subur agar bunga bisa tumbuh dengan baik," ujarnya. Terkait masih terjadinya kasus kekerasan pada anak, Kak Seto mengajak seluruh pihak untuk peduli pada anak dengan berani mencegah jika terjadi kasus tersebut. Bagi media bisa dengan memberitakan gerakan-gerakan stop bullying. "Kalau ada kasus kekerasan pada anak, minimal kita melaporkan ke pihak yang berwajib," katanya. Acara parenting yang diinisasi Jam'iyah (orangtua wali murid) dan guru juga dimanfaatkan sebagai open house SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta. Tak kurang 700 orangtua diundang dalam acara tersebut sekaligus melihat fasilitas yang dimiliki sekolah. Kepala SD Islam Al Azhar 31, Danar Kusuma SPd mengatakan, kegiatan parenting menjadi forum pendidikan bagi orangtua yang diadakan rutin setiap tiga bulan sekali dengan mengundang pakar. Untuk mencegah aksi bullying, diluncurkan gerakan antibullying yang dipahami seluruh warga sekolah. "Dengan mengikuti kegiatan parenting ini diharapkan para orangtua terinspirasi dan semakin cerdas dalam mendidik putra-putrinya," katanya. (mas)

Sebelumnya Dua Rumah Warga Hanyut Tersapu Banjir
Selanjutnya Identitas 17 Korban Luka Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen