Meski Lumpuh Siswa SMK 1 Pundong Ini Berjuang Kerjakan UNBK

Meski Lumpuh Siswa SMK 1 Pundong Ini Berjuang Kerjakan UNBK

Pundong,seputarmetro.net - Lastri Lestari tidak kuasa menahan haru dalam pelukan Ettiy Krisnawati SPd, wali kelas Jurusan Teknik Audio Video (TAV) SMK 1 Pundong. Ketika siswa lain mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tanpa kendala. Sebaliknya warga Dusun Gulon Desa Srihardono Pundong Bantul ini mengerjakan soal UNBK harus sambil berbaring. Meski dalam bekapan sakit Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP), namun Lastri optimis mampu mengerjakan soal dengan baik sehingga bisa membahagiakan orangtuanya. Ditemui di SMK 1 Pundong, Senin (2/4) Lastri mengatakan, jika kondisi kesehatannya menurun sejak November 2017. Namun hal tersebut tidak lantas membuat semangatnya surut untuk terus bisa mengenyam pendidikan. Bahkan dalam kondisi sakit, perempuan lima bersaudara itu tetap tekun belajar di rumahnya. "Motivasi orang tua jadi penyemangat saya untuk tetap belajar dan ikut UNBK meski kondisi kesehatan saya seperti ini," ujar Lastri. Selain itu Lastri juga merasa kehadiran kawan-kawannya ke rumahnya semakin jadi pelecut semangatnya. Paling tidak, kehadiranya kawan-kawannya itu sudah mampu mengusir kesepian. Putri pasangan Alm Sogiman dan Ny Sutiyem yakin, ikhtiarnya bakal membuahkan memberikan hasil maksimal. Sehingga pada saatnya nanti mampu membahagiakan orang tua. Oleh karena itu dalam kondisi sakit sekalipun UNBK harus ditempuh. "Orang tua jadi penyemangat saya untuk tetap maju dan berjuang menempuh UNBK. Dorongan dari kawan-kawan dan bapak ibu guru jadi motivasi saya untuk tetap menjaga semangat ini," ujar perempuan yang bercita cita jadi pengusaha ini. Pjs Kepala SMK 1 Pundong, Ahmad Fuadi didampingi Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMK 1 Pundong, Sutapa SPd mengatakan, gejala Lastri sakit mulai terasa sejak November. Setelah kondisi kesehatannya semakin menurun. Sehingga waktu Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) Maret lalu soal harus diantar ke rumahnya. "Waktu itu USBN soal kami antar ke rumahnya, karena kondisinya terus menurun," ujar Ahmad Fuadi. Selain itu, banyak jalan ditempuh sekolah agar Lastri tidak ketinggalan materi ujian. Termasuk melakukan pendampingan kepada siswa, datang ke rumahnya untuk memantau kegiatan belajarnya. Tidak hanya itu, teman sejawatnya juga berduyun –duyun datang ke rumah Lastri untuk meminjamkan contoh soalnya. Sementara Sutapa mengatakan, siswa jurusan Teknik Audio Video ini termasuk siswa cerdas. "Mbak Lastri ini termasuk cerdas dan penuh semangat meski kondisinya sedang sakit," ujar Sutapa. (wan)

Sebelumnya Kelabui Warga, Komplotan Polisi KW Dibekuk
Selanjutnya Naik Ojol Sambil Acungkan Pistol, Eko Dibekuk Polisi