Lama Jadi Target, 11 Pemakai dan Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi

Lama Jadi Target, 11 Pemakai dan Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi

Klaten,seputarmetro.net - Sebanyak 11 orang pemakai dan pengedar narkoba ditangkap jajaran Reserse Anti Narkoba Polres Klaten. Barang bukti yang diamankan berupa 5,6 sabu-sabu dan ratusan butir obat terlarang. Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono didampingi Kasat Narkoba AKP Munawar Rabu (11/4/2018), dalam konferensi pers mengemukakan, selama bulan Maret 2018 ada tujuh laporan polisi, dengan dua jenis barang bukti, yakni sabu-sabu dan pil. Menurut Kapolres, para tersangka yag ditangkap tersebut ada yang berperan sebagai pengguna, namun ada juga yang sebagai pengedar. Modus yang dilakukan yakni, menaruh barang dengan numpang alamat orang lain. Barang-barang haram tersebut ada yang ditaruh di depan kantor, depan rumah, depan toko, warung, di bawah pot, bawah tiang bendera, ditindih sandal atau batu. “Yang jelas dengan alamat orang lain. Sebagian masih menyebutkan penggeraknya orang-orang di dalam lapas NK, tetapi sifatnya masih tetap terputus,” kata Kapolres. Para pelaku rata-rata adalah buruh harian lepas. Mereka menjual di kalangan pekerja, sopir dan lainnya. Sebanyak 30 persen khususnya untuk pil dijual di kalangan pelajar. Dari pengakuan salah seorang tersangka, MDW, ia mendapatkan obat-obat terlarang tersebut secara legal. Yakni dengan memperoleh resep dokter, saat ia berobat ke salah satu dokter di wilayah Yogya. Kepada dokter yang bersangkutan tersangka mengeluhkan sakit, sehingga diberi resep dokter. Dengan bermodal resep dokter tersebut ia dapat membeli obat-obat terlarang, kemudain ia jual kembali ke masyarakat. MDW sudah menjalani bisnis obat terlarang tersebut sekitar setahun. “Saya beli dengan menggunakan resep dokter. Sekali ke apotik kadang dapat 15 butir atau 20 butir dengan harga sekitar 150 ribu, lalu dijual per butir Rp 20 ribu,” kata MDW. (wik)

Sebelumnya Saling Bleyer, Genk Motor di Probolinggo Tawuran
Selanjutnya Seperti Wonder Woman, Cewek Ini Jago Curi Motor