Krisis Air Bersih, Ratusan Warga Rebutan Air

Krisis Air Bersih, Ratusan Warga Rebutan Air

BANJARNEGARA,seputarmetro.net - Musim kemarau melanda Purwonegoro, Banjarnegara, Jawa tengah, membuat ratusan warga mengalami krisis air bersih. Untuk bisa mendapatkan air, warga harus rela naik turun bukit sejauh 2 kilo meter. “Sumur di sini sudah pada kering jadi warga untuk dapatkan air harus benar-benar berjuang, memanggul, menggendong naik turun bukit,” jelas Rini warga Bulu Kuning Banjarnegara,(11/8/2017). Data dari Kecamatan Purwonegoro, lebih dari 200 kk saat ini mengalami krisis air bersih. “Ada 5 desa di kecamatan kami yang krisis air, kami berharap segera dapat bantuan,” kata Camat Purwonegoro, Latiful Fadli. Menanggulangi krisis air yang berkepanjangan ini, Polres Banjarnegara memberikan droping 10.000 liter ke sejumlah desa. Ratusan wargapun antri dan berebut saat di adakan droping. "Kami kirim 2 tangki ke daerah krisis air harapannya bisa membantu warga,” tutur Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei. Sementara terkait musim kemarau dan kekeringan, BPBD Banjarnegara kini tengah melakukan pendataan desa dan daerah, warga yang mengalami kekurangan bisa mengajukan bantuan air ke BPBD. (mad)

Sebelumnya Lahan Pertanian Terus Menyusut, Sleman Kembangkan Padi Inpari
Selanjutnya Pengedar Sabu-Sabu di Lapas Delta Sidoarjo Berhasil