Kelabui Petugas, Narkoba Ini Diselipkan dalam Bungkus Rokok

Kelabui Petugas, Narkoba Ini Diselipkan dalam Bungkus Rokok

BOYOLALI,seputarmetro.net - Upaya penyelundupan narkoba ke dalam rutan Boyolali berhasil digagalkan. Setengah gram bubuk sabu serta satu buah pil, diduga narkoba, beberapa buah sedotan serta pipet yang terbungkus rapi di bungkus rokok, ditemukan warga binaan terselip di tanaman bunga di depan rutan, Kamis (4/1/2018). "Tadi pukul enam pagi ditemukan oleh warga binaan yang biasa bersih-bersih dan langsung dilaporkan pada petugas," terang Kepala Rutan Kelas II B Boyolali, Muhammad Ali. Mengingat semalam hujan, lanjut Ali, dugaannya paket tersebut diletakkan pada subuh hari sebab bungkus masih kering. Sayangnya, CCTV rutan tak menjangkau posisi tempat paket ditemukan yang berada di pojok rutan. Usai ada temuan tersebut, pihaknya langsung melakukan sidak di seluruh blok serta melakukan tes urin kepada warga binaan serta petugas dan seluruh hasilnya negatif. Ia juga berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Boyolali untuk tindak lanjut. Dijelaskannya, modus upaya memasukkan narkoba ke dalam Rutan Boyolali bukan pertama kali ini saja. Pada 2015 lalu, ada juga temuan narkoba yang coba diselundupkan ke dalam Rutan Boyolali dengan diselipkan di kepala ikan. "Modus memasukkan narkoba ke dalam rutan ada banyak, misal diselipkan di dalam batang kangkung hingga sandal jepit. Selama ini proses pemeriksaan pembesuk kita ketat," jelasnya. Terkait indikasi keterlibatan orang dalam dalam temuan tersebut, ia menjamin tak ada petugas yang terlibat. "Indikasi petugas terlibat saya jamin tak ada. Tak main main ancamannya. Langsung dipecat. Penegakan hukum narkoba terus dilakunan agar lapas atau rutan steril narkoba," urainya. Diinformasikan, dalam sidak yang dilakukan Ditnarkoba Polda Jateng pertengahan bulan Desember lalu, satu warga binaan positif mengkonsumsi narkoba. Kasatnarkoba Polres Boyolali, AKP Arifin Suryani menambahkan, meski belum dicek laboratorium, namun secara kasat mata, bubuk serta pil tersebut adalah narkoba. "Yang bubuk indikasinya adalah narkoba jenis sabu. Meski perlu cek laboratorium untuk memastikan, kuat dugaan itu adalah narkoba. Apalagi ditemukan juga alat perangkat hisap berupa sedotan dan pipet," ujarnya. Upaya penanggulangan narkoba di dalam rutan, sambungnya terus digiatkan. Misalnya, bila ada warga binaan yang terindikasi, pihak rutan langsung melaporkan ke Polres Boyolali. "Sudah menjadi komitmen bersama untuk memberantas peredaran narkoba di dalam rutan," tandasnya. (gus)

Sebelumnya Gembong Pencurian Mobil Mewah Tertangkap, Dua Pelaku Didor
Selanjutnya Polisi Cegat Pengiriman 1,3 Ton Ganja Asal Aceh di Pelabuhan Bakauheni