Enam Peristiwa Munculnya Buaya di DIY-Jateng yang Meresahkan

Enam Peristiwa Munculnya Buaya di DIY-Jateng yang Meresahkan

YOGYA,seputarmetro.net - Munculnya buaya muara di selokan dusun Kwagon, Sidorejo, Godean Sleman pascabanjir besar Selasa (28/11/2017) membuat heboh warga. Untungnya buaya sepanjang sekitar 2 meter tersebut berhasil ditangkap. Selama akhir tahun 2016 hingga akhir tahun 2017, KRjogja.com mencatat ada beberapa peristiwa kemunculan buaya di sungai dan pantai wilayah DIY dan Jawa Tengah. Sebagian besar buaya-buaya tersebut belum tertangkap. Di Pantai Jatimalang Purworejo Pertama kali buaya terlihat di kawasan Pantai Jatimalang, Kabupaten Purworejo akhir Desember 2016, tepatnya 24 Desember. Buaya yang diperkirakan sepanjang 3 meter tersebut terlihat di antara ombak Pantai Jatimalang. Buaya tersebut terlihat beberapa hari di pantai tersebut. Di Pantai Congot Kulonprogo Beberapa hari kemudian, buaya dengan ukuran hampir sama terlihat di sekitar Pantai Congot Kulonprogo. Pantai Congot dan Pantai Jatimalang berdekatan. Belum diketahui apakah buaya tersebut adalah buaya yang sama. Kemunculan buaya di Pantai Congot cukup meresahkan warga dan wisatawan. Buaya di Sungai Opak, Bantul Awal tahun masyarakat Kabupaten Bantul dan DIY dihebohkan munculnya Buaya di Sungai Opak. Muncul pertama kali Senin tanggal 9 Januari 2017. Kemudian muncul kembali Jumat (27/1), dan pada Sabtu (28/1) SAR mulai memasang umpan. Meski telah masuk perangkap berupa jaring, buaya tersebut lolos. Sungai Winongo, Kota Yogya Buaya muara sepanjang satu meter menghebohkan warga Jlagran, Yogyakarta, Rabu (19/4/2017) pagi. Surya Oktavian, warga yang menemukan buaya mengatakan penemuan buaya tersebut saat dirinya hendak mencari pakan di sungai Winongo, namun saat ia hendak mencari ikan-ikan kecil di sebuah lubang di sungai Surya melihat ada seekor buaya. Ia kemudian memanggil saudaranya untuk bersama-sama menangkap buaya tersebut. Buaya di Sungai Winongo ini relatif kecil tapi cukup membuat takut warga yang sehari-hari beraktivitas di sungai tersebut. Jangan-jangan masih ada buaya di sungai tersebut. Sungai Lukulo Kabupaten Kebumen Jawa Tengah Buaya terlihat sedang berjemur di tengah sungai di Desa Rantewringin, Kecamatan Bulus Pesantren di awal Agustus 2017. Masyarakat sempat mencoba menangkap. Sayang buaya tersebut lolos. Akibat kemunculan buaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen meniadakan Festival Luk Ulo 2017. Dusun Kwagon, Godean, Sleman Sejak Selasa (28/11/2017) lalu, warga Dusun Kwagon Sidorejo Godean Sleman dikagetkan dengan adanya buaya muara cukup besar yang dilihat seorang warga di selokan dusun setempat. Kekhawatiran warga pun memuncak karena buaya tersebut tak bisa ditemukan hingga Kamis (30/11/2017). Warga dusun yang lantas tidak tenang kemudian mulai mencari jejak hewan pemangsa tersebut hingga ke Sungai Soko yang berjarak lebih kurang 700 meter dari Kwagon. Beruntung, seorang warga mendapati jejak buaya di sekitar sungai hingga kemudian diputuskan untuk menangkapnya secara bersama-sama.(berbagai sumber)

Sebelumnya Ketika Gunungan Bromo Jadi Rebutan Kerabat dan Abdi Dalem
Selanjutnya Dusun Dogongan Lokasi Paling Parah Disapu Banjir