Dua Perampas Tas Nasabah Bank di BSD Babak Belur Dikeroyok Massa

Dua Perampas Tas Nasabah Bank di BSD Babak Belur Dikeroyok Massa

TANGERANG SELATAN ,seputarmetro.net- Dua pelaku pencurian yang mengincar nasabah bank dengan modus ban kempis babak belur dihakimi massa di depan Perumahan Puspitaloka BSD, Jalan Boulevard BSD Timur, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya, Andriansyah Putra (28) dan Andri Yunizar (27) tak berkutik saat massa menangkap mereka. Informasi yang dihimpun, aksi kriminalitas ini terjadi pada Jumat (12/1/2018), pukul 10.00 WIB. Ketika itu, korban Yulia Pratiningrum (40), baru saja keluar dari salah satu bank dan hendak menuju ke Autopart BSD, yang lokasinya berdekatan. Di tengah perjalanan, mobil merek Toyota Avanza milik korban mengalami kempis ban. Seketika, mobil berhenti dengan maksud untuk mengganti ban. Begitu turun dari kendaraannya, tiba-tiba datang dua pelaku mengendarai sepeda motor Suzuki Satria, lalu merampas tas berisi uang dari dalam mobil. "Korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kanit Turjawali Satlantas Iptu Suprayitno. Kemudian operator Satlantas menyampaikan info kejadian kepada jajaran anggota lainnya di jalur," ungkaap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara. Hedwin menuturkan, pelaku diketahui melarikan diri ke arah simpang Promoter, Jalan Raya Letnan Sutopo, Serpong. Mendengar info tersebut, anggota Satlantas yang tengah melakukan patroli langsung melakukan pengejaran dari German Centre ke Simpang Promoter, sedangkan dari arah sebaliknya dilakukan penutupan arus di simpang Promoter. Hasilnya pun tak sia-sia, pelaku dapat tertangkap di depan perumahan Puspita Loka BSD. Warga yang melihat hal itu pun ikut emosi dan menghakimi para pelaku. Amarah massa sempat tak terbendung, kedua pelaku pun babak belur dihajar warga yang berkumpul di lokasi. Beruntung, petugas kepolisian dibantu anggota sekuriti perumahan segera tiba dan melerainya. Selanjutnya, pelaku yang masing-masing berasal dari Lubuk Linggau dan Bengkulu itu di bawa ke Mapolres Tangsel berikut sejumlah barang bukti. Di antarnya tas korban berwarna biru berisi uang Rp8 juta berikut kartu ATM dan KTP, serta sepeda motor B 6486 VMK milik pelaku.(R-2/ed)

Sebelumnya Dijerat UU ITE, Pemalsu Surat Dokter Terancam Tujuh Tahun Penjara
Selanjutnya Polisi Tembak Residivis Spesialis Bobol Bank dan Toko