Ditlantas Polda DIY Bangun Budaya Tertib Lantas

Ditlantas Polda DIY Bangun Budaya Tertib Lantas

YOGYA,seputarmetro.net - Guna membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Ditlantas Polda DIY bekerjasama dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Anak Bangsa hari ini di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur DIY, Bunda PAUD DIY, Management Sarihusada Danone ELN Indonesia, Pejabat utama Polda DIY, Ketua Bhayangkari DIY, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari DIY, para guru dan siswa tingkat Taman Kanak-Kanak se Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan dibuka oleh Kapolda DIY bersama Gubernur DIY dan Direksi Sarihusada Danone ELN Indonesia. Kegiatan yang diikuti oleh 2.500 siswa Taman Kanak-kanak se DIY bertujuan membangun budaya tertib berlalulintas. Selain itu, menumbuhkembangkan kesadaran para siswa dan gurumenjadi pelopor keselamatan berlalulitas. "Hal ini sebagai kebutuhan sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dengan sehat dan selamat serta orang dewasa memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan yang selamat," kata Kapolda DIY Brigjen. Pol. Drs. Ahmad Dofiri M. Kapolda DIY menjelaskan sebagai generasi penerus bangsa, anak harus mendapat perlindungan dalam keselamatan berlalulintas karena masih ada anak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Karena itu, kata Kapolda guna mengurangi angka kecelakaan lalulintas mari bersama-sama secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan mencegah kecelakaan laulintas pada anak. Factory Manager PT Sarihusada Generasi Mahardhika Arif Sosiawan menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada aparat kepolisian dalam membangun generasi yang tertib berlalu lintas. "Hal inijuga merupakan salah satu wujud komitmen safety PT SGM, dimana saat ini PT SGM sudah mencapai level Interdependent yaitu care for others". Dalam menanamkan disiplin berlalulintas sejak usia dini diclingkungan pra sekolah digelar beberapa kegiatan antara lain lomba sosiodrama tema 'keselamatan anak dijalan', lomba mewarnai tema ' stop pelanggaran stop kecelakaan', penampilan pocil, drum band dan parade hiburan anak-anak yang lain. (*)

Sebelumnya Produsen Pil PCC di Solo Dijerat Pasal Berlapis
Selanjutnya Kapolda Jateng Telusuri Senpi Milik Bos Pabrik Pil PCC