BEA CUKAI SIDOARJO SOSIALISASI KAN ATURAN TERBARU FASILITAS CUKAI

BEA CUKAI SIDOARJO SOSIALISASI KAN ATURAN TERBARU FASILITAS CUKAI

Sidoarjo,seputarmetro.net - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sedang berusaha mendongkrak pendapatan negara melalui sektor Cukai. Untuk dapat mencapai target yang telah ditetapkan dalam APBN 2017, saat ini Bea Cukai memberikan fasilitas kepada pengusaha pabrik dan importir hasil tembakau dan MMEA. Fasilitas yang diberikan ini sebagai bagian dari pelayanan kepada pengusaha agar mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam melakukan transaksi dan juga fasilitas tidak dipungut cukai untuk kondisi-kondisi tertentu.kamis 3/8/2017 Beberapa peraturan terbaru terkait fasilitas cukai tersebut antara lain, Peraturan Menteri keuangan tentang Penundaan pembayaran Cukai, Pembayaran Cukai secara Berkala dan fasilitas Tidak Dipungut Cukai. Peraturan-peraturan tersebut merupakan revisi dari peraturan-peraturan lama yang harus menyesuaikan dengan perkembangan. Latar belakang diberikan fasilitas tersebut adalah mengakomodir tuntutan pengusaha yang menginginkan kemudahan cashflow, terutama perusahaan skala kecil. Setidaknya itulah yang disampaikan oleh Rudy Suharyadi, Kepala Seksi Perbendaharaan, Bea dan Cukai Sidoarjo dalam sosialisasi dan sharing session peraturan terbaru terkait fasilitas di Bidang Cukai di hadapan puluhan pengusaha pabrik dan importir Barang Kena Cukai di Aula Kantor Wilayah DJBC jawa Timur I, Jl Raya Juanda 39, Semambung. Pengusaha tampak antusias dalam mengikuti kegiatan pemaparan materi maupun dalam sessi tanya jawab. Selanjutnya -masih dalam kegiatan tersebut- dalam rangka Bulan Layanan 2017, Bea Cukai Sidoarjo melakukan kegiatan Pra Survey kepuasan pengguna Jasa 2017. Kegiatan ini adalah untuk menilai kualitas pelayanan yang diberikan oleh Bea dan Cukai Sidoarjo selama ini, apakan sudah baik, atau masih kurang. “Kegiatan ini sebagai bahan masukan buat kami, agar ke depannya kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa, karena yang kami layani adalah para penyumbang pendapatan negara” demikian yang disampaikan oleh Niken Lestrie, Kepala Seksi penyuluhan dan layanan Informasi. (PLI/BC/SDA)

Sebelumnya Cari Bukti Baru, Tim Kejaksaan Jember Geledah Kantor Pemuda dan Olahraga
Selanjutnya Ini Alasan Pelaku Nekat Curi Mobil Driver Online Cantik