Bea Cukai Pasuruan Musnahkan 2 Juta Lebih Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Pasuruan Musnahkan 2 Juta Lebih Batang Rokok Ilegal

Pasuruan,seputarmetro.net– Memperingati Hari Jadi Kepabeanan dan Cukai ke-71, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pasuruan memusnahkan 2.339.435 batang rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM). Barang bukti itu diamankan dalam penindakan selama tahun 2017. Pemusnahan dilakukan setelah dapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Barang yang dimusnahkan ini disita dari penindakan KPPBC berkat informasi masyarakat yang melibatkan instansi kepolisian dan kejaksaan. “Dari hasil penindakan diperoleh 2.339.435 batang rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM),” papar Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Pasuruan Bier Budy Kismulyono, sebelum acara pemusnahan, Rabu (4/10/2017). Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Bea Cukai Pasuruan, Jalan Rembang Industri Raya, Rembang, Pasuruan. Total potensi cukai dan pungutan negara lainnya yang tak terpungut atau kerugian negara lebih dari Rp 1 miliar. Pemusnahan sempat terjadi insiden. Tumpukan rokok sempat ‘ngebros’ saat sejumlah pejabat membakarnya. Beruntung tak ada korban dalam kejadian siang itu. Menurut Bier Budy, barang yang dimusnahkan merupakan hasil dari operasi intensif di pasar di wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan selama 2017, baik dari produsen maupun penjual. “Dalam tiga tahun kami telah melakukan 61 kegiatan penindakan di bidang kepabeanan dan dan cukai serta pungutan negara lainnya (PPn) hasil tembakau dan pajak rokok, ” beber dia. Terinci pada tahun 2015, ada 24 penindakan, 12 penindakan selama 2016, dan pada 2017 ada 25 penindakan. “Upaya kami dengan bertindak tegas kepada pelaku yang kami amankan saat membawa rokok ilegal dengan mobil yang melintas di wilayah Pasuruan. Tersangka sudah diproses hukum dan dijatuhi hukuman 1,2 tahun penjara,” jelas Bier Rudy. Pihaknya akan mengawasi terus secara intesif produksi dan peredaran rokok ilegal di Kota dan Kabupaten pasuruan. “Keberhasilan KPPBC Pasuruan dalam menindak pelaku peredaran rokok ilegal, karena adanya kerja sama semua stakeholder dan semua instansi, serta peran aktif masyarakat. Sehingga potensi kerugian negara dalam pita cukai rokok bisa diantisipasi, ” tutupnya. Sementara itu, Kabag Otonomi Daerah Pemkab Pasuruan Nurul Huda mengungkapkan, apa yang dilakukan Bea Cukai selaras dengan upaya pemerintah daerah. Selain itu dana dari bagi hasil cukai untuk yang diterima Pemkab Pasuruan cukup tinggi hingga Rp 100 miliar. “Dana dari bagi hasil cukai untuk Pemkab Pasuruan diwujudkan dalam menunjang pembangunan di Kabupaten Pasuruan, “terangnya.(dod)

Sebelumnya Puluhan Pelaku Kriminal Diringkus Tim Anti Bandit Polres Gresik
Selanjutnya BBPOM Musnahkan Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Rp 5 Miliar