AWAL TAHUN, BC SIDOARJO SERUKAN STOP ROKOK ILEGAL KE DESA DESA

AWAL TAHUN, BC SIDOARJO SERUKAN STOP ROKOK ILEGAL KE DESA DESA

SIDOARJO,seputarmetro.net – Di Tahun 2017 yang baru lalu, Bea dan Cukai Sidoarjo berhasil mencapai target penerimaan diatas 100%. Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras yang dicurahkan oleh segenap pegawai yang berkantor di kawasan jalan raya juanda ini. Pelayanan dan pengawasan yang dilakukan secara optimal sehingga bisa mengahasilkan penerimaan negara yang signifikan dari sektor cukai. Pada tahun 2018 ini, strategi yang dilaksanakan oleh Bea Cukai Sidoarjo adalah dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik serta pengawasan terhadap produksi dan peredaran rokok ilegal di sentra sentra produksi rokok. Tidak terlena dengan euforia keberhasilan target di tahun lalu, Tahun ini kampanye “STOP ROKOK ILEGAL” masih terus digalakkan bahkan sampai ke desa desa. Selama ini Bea Cukai Sidoarjo yang secara rutin melaksanakan kegiatan POJOK CUKAI ke setiap desa setiap bulan, maka di Tahun 2018 ini kegiatan Pojok cukai juga memberikan informasi kepada masyarakat tentang kampanye Stop rokok ilegal. Pada hari Selasa, 16 Januari 2018, kegiatan yang mengakomodir para pengusaha pabrik Rokok untuk melaporkan produksi nya (CK-4C) dilaksanakan di Desa Ngaban Kecamatan Tanggulangin. Kepala Kantor Bea Cukai Sidoarjo -Nur Rusydi- menyatakan bahwa, Masyarakat harus tahu bahwa produksi dan peredaran rokok ilegal melanggar Undang Undang No 39 Tahun 2007 tentang Cukai, ada beberapa ciri rokok ilegal yang diantaranya, pita cukai nya palsu, bekas dan rokok polos. Sebagai tempat kegiatan Kepala Desa Ngaban - H. Irfan Nurido- menyambut positif kegiatan ini, karena di Desa Ngaban terdapat beberapa pabrik rokok. Masyarakat juga bisa mengawasi dan melaporkan kepada pihak Bea Cukai apabila ada hal-hal yang mencurigakan. (PLI-BC SDA)

Sebelumnya Satpol PP Magetan Razia 8 Anak Punk, 2 Berhasil Lolos
Selanjutnya Marak Judi Online, Beroperasi di Warnet Surabaya Utara