42 WNA Asal Afrika Diamankan di Kelapa Gading

42 WNA Asal Afrika Diamankan di Kelapa Gading

Jakarta,seputarmetro.net - Sebanyak 42 Warga Negara Asing (WNA) diamankan petugas Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara dari Hotel Gading Indah di Jalan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Rabu (10/1). Dalam operasi penangkapan di hotel tersebut hampir kebanyakan penghuninya merupakan WNA dari Afrika yang melanggar keimigrasian dan sempat melawan dengan melarikan diri saat hendak diamankan oleh petugas gabungan imigrasi. Kadiv Keimigrasian DKI Jakarta, Agus Widjaja mengatakan awalnya pihak imigrasi mendapat informasi dari Tim Pora bahwa ada kerumunan WNA di Hotel Gading Indah. "Dari pendataan awal mereka merupakan 40 Warga Nigeria dan 2 dari Uganda kita akan mendata dokumen mereka. Kita akan cek siapa yang mendatangkan mereka entah dari perorangan atau perusahaan," ujar Agus, Rabu (10/1) malam. Ia menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepolisian maupun BNN untuk mengungkap apakah para WNA tersebut terkait kasus cybercrime ataupun jaringan narkoba atau menyalahgunakan visa wisata untuk bekerja di Indonesia. "Bagi yang tidak memiliki paspor dikenakan pasal 116 junto Pasal 71 UU Keimigrasian, yang punya paspor dikenakan Pasal 78 karena melebihi ijin tinggal, kita juga akan mengenakan pasal 118 terkait sponsor. Pihak hotel juga bisa kita kenakan sanksi karena mengizinkan WNA tanpa identitas untuk tinggal," tegasnya. Sementara itu, Kasie Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Utara, Bayu Dewabrata menyebutkan para pelaku menempati hotel yang berada persis di depan Depo pembangunan proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome. "Satu kamar bisa mereka tempati 5-7 orang, saat pengintaian pukul dua sore mereka sedang beraktivitas di kolam renang serta langsung panik ketika melihat petugas mengamankan salah satu dari mereka," ujar Bayu. Petugas imigrasi yang tadinya hanya 4 orang kemudian meminta bantuan dari markas namun banyak dari WNA tersebut berusaha melarikan diri ke berbagai arah termasuk melewati semak, saluran air, hingga berupaya memanjat tembok. "Kebanyakan petugas kami mengalami luka lecet saat hendak mengamankan para pelaku yang melarikan diri. Kami duga mereka ini memiliki jaringan komunikasi melalui WhatsApp karena info penangkapan langsung menyebar hingga Apartemen Gading Nias," tuturnya. Dalam penangkapan tersebut petugas Imigrasi Jakarta Utara mengamankan 13 laptop, 29 smartphone, 1 modem, 8 paspor.(R-2/fn)

Sebelumnya Puting Beliung Terjang Gunung Kidul, Puluhan Rumah Rusak Tertimpa Pohon
Selanjutnya Bea Cukai Banten Amankan Ribuan Bungkus Miras