3 Hal Tentang Veteran Indonesia yang Kamu Perlu Tahu

3 Hal Tentang Veteran Indonesia yang Kamu Perlu Tahu

Yogyakarta,seputarmetro.net - SITUASI alam kemerdekaan saat ini tidak lepas dari jasa para veteran. Kebebasan generasi muda saat ini untuk mengecap nikmatnya pendidikan dan kebebasan untuk berpendapat tak lepas dari perjuangan para veteran yang mempertaruhkan nyawa mereka demi kemerdekaan negeri ini. Namun banyak generasi muda yang masih belum sepenuhnya mengetahui tentang veteran. Berikut ini adalah hal-hal yang harus generasi muda ketahui tentang veteran, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sampai Akhir Hayat, Veteran Ingin Bermanfaat “Selama ini banyak anggapan ya di media kalau veteran itu hidupnya susah, minta-minta, hanya jualan kalender, wah, itu salah! Kami ini tidak ingin membebani masyarakat, kami ini sampai sekarang masih berjuang mempertahankan kemerdekaan. Caranya dengan menjadi bermanfaat bagi masyarakat, sampai akhir hayat, melalui profesi kami masing-masing,” ujar Ketua Veteran Yogyakarta, Bachir, ketika ditemui wartawan seusai upacara HUT Veteran di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Kamis (10/08/2017). Bachir menuturkan ada 1.500 veteran yang aktif di Yogyakarta dan 60 persennya adalah pejuang sebelum kemerdekaan Indonesia. “Mereka tidak lantas jadi jompo, karena hidupnya dijalani dengan semangat. Ada yang jadi petani, ada yang jadi pengusaha, ada yang berkontribusi di bidang pendidikan, contohnya seperti pak Djoko ini,” kata pria kelahiran 1944 itu sambil menunjuk rekannya, Djoko Sardjono yang mengelola SD, SMP, dan SMK di Kabupaten Bantul. Veteran Itu Beda dengan Purnawirawan “Veteran itu tidak harus pensiun dulu baru jadi veteran. Sekarang ada tentara, masyarakat sipil yang ditugaskan ke luar negri, pulang-pulang masih menjabat, itu juga sudah disebut veteran. Anak muda bahkan pejabat masih banyak yang belum paham akan hal ini,” ujar Sudarno, anggota veteran sekaligus Sekretaris Mada. Sudarno memaparkan keinginannya untuk mengedukasi masyarakat terkait perbedaan veteran dan purnawirawan. Ia ingin generasi muda mengerti bahwa veteran berarti orang-orang yang telah berperang langsung melawan tentara negara lain. “Nah kalau purnawirawan itu orang yang masa kerjanya selesai aturan undang-undang dan pensiun. Ada purnawirawan yang juga veteran tetapi tidak semua purnawirawan itu veteran, masih banyak yang belum memahami hal ini,” jelasnya. Djoko pun membenarkan hal tersebut, ia menegaskan bahwa tak semua tentara diberi sebutan veteran, karena tak semua tentara pernah berperang melawan tentara negara lain. Prinsip Veteran yang Selalu Dipegang Teguh Maraknya kasus pelecehan Pancasila, menurut Bachir, sesuai prinsip veteran harus ditanggapi dengan damai dan edukatif. Seperti cerita yang dipaparkan oleh Ridwan Kamil misalnya, ada seorang anak yang memplesetkan kata Pancasila menjadi Pancasial. “Plesetan anak kecil itu tidak akan mengurangi keagungan Pancasila, yang penting kita jangan meninggalkan Pancasila dan menghianati pancasila, seperti korupsi misalnya,” jelas Bachir. (Salsabila Annisa)

Sebelumnya 5 Bandit Spesialis Pembobol ATM Dibekuk
Selanjutnya 4 Siswa SD Diduga Dicabuli Oknum Guru PNS